Monday, December 2, 2013

Berita Inflasi dan Ekspor Dongkrak IHSG

Jakarta - Sentimen positif dari dalam negeri berupa inflasi November yang rendah dan neraca perdagangan Oktober yang kembali surplus telah mendongkrak pasar saham domestik. Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan hari ini (Senin, 2/12) melonjak 65,54 poin (1,54%) ke level 4.321,98 dengan jumlah transaksi 10,6 juta lot setara Rp4,6 triliun.


Sebanyak 198 saham menguat, 74 melemah, 74 saham stagnan, dan 139 saham tidak diperdagangkan sama sekali. Penguatan IHSG terjadi seiring dengan maraknya aksi beli investor asing. Mereka membukukan net buy di pasar reguler sebesar Rp11 miliar. Saham yang paling banyak diborong asing antara lain BBRI, SMGR, BBNI, SMRA, dan CTRA.


Investor lokal maupun asing agresif membeli saham-saham unggulan setelah Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan data-data inflasi yang rendah dan kinerja ekspor-impor yang positif. Inflasi bulanan (month to month/mtm) pada November 2013 mencapai 0,12%, sedangkan inflasi tahun kalender sebesar 7,79%, dan inflasi tahunan (year on year/yoy) sebesar 8,37%.


Dengan laju inflasi tersebut, inflasi sampai akhir tahun ini diperkirakan mencapai 8,5% atau lebih rendah dari perkiraan pemerintah dan Bank Indonesia (BI) sebesar 9-9,5%. Di sisi lain, neraca perdagangan pada Oktober 2013 kembali surplus sebesar US$ 42,4 juta dibanding bulan sebelumnya defisit US$ 810 juta.


Menutup perdagangan hari ini, sektor pertanian naik 1,25%, sektor industri dasar menguat 2,10%, sektor properti dan konstruksi melejit 4,90%, sektor konsumsi naik 1,93%, sektor finansial menguat 1,40%, sektor infrastruktur naik 0,63%, sektor pertambangan meningkat 0,50%, sektor industri aneka melonjak 2,15%, dan sektor perdagangan naik 0,75%.


Saham-saham yang menempati top gainers antara lain BBRI (+3,36%), ASII (+2,40%), BBCA (+1,55%), GGRM (+4,86%), dan UNVR (+1,69%). Sedangkan saham-saham yang menempati top losers di antaranya LPPF (-4,76%), EXCL (-3,00%), MAYA (-13,89%), TOWR (-2,80%), dan SCMA (-1,75%).


Sementara itu, bursa regional ditutup bervariasi. Indeks Komposit Shanghai melemah 13,13 poin (0,59%) ke level 2.207,37, indeks Hang Seng menguat 157,26 poin (0,66%) ke posisi 24.038,55, indeks Nikkei 225 turun 6,80 poin (0,04%) ke level 15.655,07, dan indeks Straits Times menguat 7,72 poin (0,24%) ke posisi 3.184,07.



No comments:

Post a Comment