Friday, December 6, 2013

Inggris – Medan Jajaki Kerjasama Pembangunan Infrastruktur


WAKIL Dubes Inggris untuk Indonesia Rebecca Razavi (tiga kiri) foto bersama Ketua STIKP Hj Ida Tumengkol, BCom, MHum (duakanan), Pemimpin Umum/Pemred Harian Berita Sore yang juga Wakil Pemimpin Umum/Wapemred Harian Waspada H Teruna JasaSaid (dua kiri), Political Section Kedubes Inggris untuk Indonesia Beni Sastranegara (paling kanan) dan redaktur ekonomi Harian Berita Sore Hj Laswiyati Wakid (kiri) di Hotel Aryaduta Medan Rabu (4/12). (Berita Sore/Hendrik Prayitno )


MEDAN (Berita) : Inggris menjajakikerjasama dengan Pemko Medan terkait pembangunan infrastruktur,salah satunya di bidang transportasi. Tawaran ini disampaikan mengingat ibukota Provinsi Sumatera Utara saatini tengah membutuhkan bantuan untuk pembangunan infratruktur. Dengan pengalaman dan tenaga ahli yang dimiliki, Inggris menyatakan siap untuk membantunya.


Hal ini terungkap ketika Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi menerima kunjungan Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia Rebecca Razavi diBalaiKota Medan, Selasa(3/12).


Karena itulah kedatangan Rebbeca untuk melihatpembangunan infrastruktur apa yang pas untuk Kota Medan. 'Kita melihat Medan perlu pembangunan infrastruktur .Untuk itu kita mewarkan kerjasama dengan Pemko Medan.


Salah satukerjasama yang mungkin kita lakukan yaitu pembangunan infrastruktur di bidang transportasi,'kata Rebecca yang mengaku baru pertama kali mengunjungi Kota Medan. Apalagi kata Rebecca,Inggrisbekerjasama dengan Jerman telah menyiapkan alokasi anggaran sebesar 14 juta euro untuk membantu pembangunan di Indonesia, termasuk Sumatera Utaradan Kota Medan khususnya. 'Untuk itulah kita ingin menjajaki kerjasama dengan pemko Medan. Pembangunan infrastruktur apa yang pas untuk Kota Medan ke depan,'ungkapnya.


Dalam pertemuan itu, Rebecca membuka wacana untuk menjalin hubungan sistercity dengan Kota Medan.Wacana ini timbul setelah dia mendengar Kota Medan saat ini telah menjalin hubungan sister citydengan sejumlah kota seperti Pulau Penangdi Malaysia, Gwangju (Korea),Chendu (China) dan Ichikawa (Jepang).


Serta hubungan friendship citydengan Kota Bulgar (Bulgaria) dan Kota Kocaeli/Izmit (Turki).Selanjutnya Rebecca juga memuji bentuk Kota Medan,sebagai pintu gerbang wilayah barat letak pusat kota sangat strategisdimana letak hotel dan pusat pemerintahan sangat berdekatan.


Di samping itu Medan banyak memilikibangunan tua yang memiliki nilai historis sangat tinggi,salah satunya bangunan tua di seputaran Jalan Hindu yang sangat menarikperhatiannya. Dia menilai bangunan tua itu bisa dijadikan salah satu ikon Kota Medan.


Sementara itu Pelaksana Tugas Wali Kota Medan DrsH T Dzulmi Eldin S MSi didampingi Asisten Pemerintahan Drs Musadad Nasution,Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ir Qamarul Fatah,Kepala Bappeda Drs Zulkarnain MSi dan Kabag Hubungan Kerjasama Antar Daerah (Hakda) Drs M Rivai Nasution MM menyambut baik kerjasama yang ditawarkan.


Menurut Eldin, Rebecca telah memiliki sejumlah investor yang menyatakan siap untuk menanamkan investasinya di Kota Medan. Sebelum melakukan investasi, Rebecca yang telah mendapat pesertejuan dari negaranya akan berkoordinasi dengan Badan Koordinasi enanaman Modal (BKPM)di Jakarta.


'Beliau akan menyampaikan potensi apa yang bisa dikerjasamakan untuk dibangun di Kota Medan. Jadi kita tinggal menunggu investasi apa yang akan mereka tawarkan.Di samping itu beliau juga menawarkan bantuan untuk pembangunan infrastruktur di Kota Medan,salah satunya bidang transportasi.


Jadi akan kita melihat infrastruktur apa yang ada sama kita untuk mereka bantu membangunnya.Selanjutnya kita akan menyampaikannya kepada mereka untuk ditindaklanjut iseperti pembangunan jembatan maupun sarana transportasi,' jelas Eldin.


Sebagai kota metropolitan,Eldin mengakui Kota Medan saat ini membutuhkan pembangunan jembatan layang dan subwayguna mengatasi kemacetan lalu lintas.Meski pemerintah pusat telah menyetujui dilakukannya pembangunan namun tidak tertutup kemungkinan pembangunan dilakukan dengan bantuan dari luar seperti yang ditawarkan Inggris.


Terkait dengan wacana menjalin hubungan sister city dengan Inggris, Eldin pun sangat mengapresiasinya. Apalagi tahun depan, Inggris akan membuka konsul di Kota Medan. Dengan dibukanya konsul itu tentunya akan semakin mempererat kembali hubungan, sehingga tak tertutup dijalinnya hubungan sister city dengan salah satu kota di Inggris. (irh)


No comments:

Post a Comment