Deputi Direktur Eksekutif Kantor Perwakilan BI Wilayah IX Sumut-Aceh Dewi Setyowati (empat kanan) foto bersama Deputi Direktur Divisi Ekonomi dan Moneter Mikael Budisatrio (dua kiri), Humas Yetti Saragih (lima kiri) dan Alde Tanjung (paling kiri) serta penerima bantuan di halaman Kantor Perwakilan Wilayah IX Sumut-Aceh Jalan Balai Kota Medan kemarin. (Berita Sore/ist )
MEDAN (Berita): Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah IX Sumut-Aceh kembali menyerahkan bantuan sosial kepada korban bencana erupsi Gunung Sinabung, Jumat (29/11) sore kepada Badan penanggulangan Bencana Daerah Posko Tigabinanga dan Posko Kabanjahe.
Deputi Direktur Eksekutif Kantor Perwakilan BI Wilayah IX Sumut-Aceh Dewi Setyowati mengatakan berdasarkan Undang-undang (UU) no 23 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU no 6 tahun 2009, Bank Indonesia menjalankan fungsinya dalam tiga bidang yakni moneter,perbankan dan sistem pembayaran dalam rangka mencapai satu tujuan tunggal yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah.
Meski dalam menjalankan fungsinya Bank Indonesia bukanlah lembaga yang profitable, namun peran pembangunan sosial ekonomi kawasan secara holistik, melembaga dan berkelanjutan tetap dilaksanakan. Berbeda dengan perusahaan yang umumnya menyatakan peran dimaksud melalui program corporate social responsibility (CSR). 'Bank Indonesia menyebutnya dengan program sosial Bank Indonesia (PSBI),' ujarnya didampingi Deputi Direktur Divisi Ekonomi dan Moneter Mikael Budisatrio dan Humas Yetti Saragih serta Alde Tanjung.
Ia menuturkan, sesuai dengan wilayah kerja setiap tahun Bank Indonesia wilayah IX Sumut dan Aceh merealisasikan PSBI di seluruh kota dan Kabupaten yang terletak di wilayah Sumatera Utara.'Kami berharap dapat meringankan beban saudara-saudara yang sedang membutuhkan,' katanya.
Seperti kita ketahui bersama, saat ini alam di Sumut memang sedang bergejolak, Gunung Sinabung yang biasanya menjadi tempat berlindung dan memberikan kekayaannya untuk diolah dan dinikmati sudah ditetapkan dalam status awas oleh pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Bahkan pemerintah telah menetapkan tanggap bencana akan diberlakukan hingga 7 Desember 2013, semua serba tidak pasti,' jelasnya.
Untuk meringankan beban saudara-saudara yang sedang dalam pengungsian dengan memberikan bantuan berupa beras, air mineral, ikan kaleng, peralatan mandi, susu formula anak dan keperluan anak, hingga 1 ton ikan lele segar.
'Bantuan akan diberikan kepada dua titik posko yaitu Tigabinanga dan Kabanjahe. Sebenarnya bantuan ini merupakan bantuan Bank Indonesia yang kedua terhadap para korban bencana erupsi Gunung Sinabung,' katanya. (wie)
No comments:
Post a Comment